![]() |
| Cara Mudah Daftar Tes STIFIn |
Brain Genetic Potential | AWAS salah MENGARAHKAN salah MASA DEPAN
Setelah dua pertanyaan itu terjawab, terkuaklah jutaan informasi yang bisa dibahas dengan pendekatan berbagai teori tentang manusia. Hal ini sekadar untuk menunjukkan bahwa hasil tes STIFIn bukanlah ramalan, apalagi tebak-tebakan. STIFIn jauh dari semua bid’ah ilmu pengetahuan itu. Meski begitu, para ilmuwan psikologi arus utama, (harus disebut arus utama karena ada juga sebagian psikolog yang tidak seperti ini), masih belum bersedia menerima dan mengakui alat tes di luar yang dipakai selama ini, pencil and paper dan alat ukur ilmiah lainnya, yang sesungguhnya berkecenderungan hanya memotret fenotip. Mereka dinilai melanggar kode etik jika mengakui tes di luar alat test yang dipakai selama ini. Karenanya kita, STIFIn, ketimbang membuang–buang waktu berdiskusi mengenai alat tes yang bisa berubah menjadi diskusi warung kopi alias debat kusir, tinggalkan saja diskusi tentang alat tes, dan ajak para ilmuwan psikologi untuk berdiskusi mengenai konsep STIFIn, supaya produktif.“Kalo sudah kelas 5 berarti harus lebih rajin lho!”Orang tua juga mulai membeberkan berbagai tugas-tugas tambahan untuk mereka. Orang tua mulai menuntut agar anaknya melakukan hal-hal yang lebih positif sehubungan dengan peningkatan jenjang pendidikan dan kelas anak. Tanpa disadari, orang tua berbicara hanya satu arah tanpa mempertimbangkan tanggapan anak dan kondisi baru yang akan anak hadapi nanti setelah masuk sekolah lagi.
“Kamu sudah semakin besar, sudah SMP. Jadi harus mandiri ya, jangan bangun siang lagi!”
“Kamu kan sudah masuk SMA, berarti harus tahu tanggung jawabnya ya! Jangan banyak main sama baca novel aja. Nanti kalau nggak lulus, gimana?!”
Apakah sekolah dengan ruang kelas ber-AC?Banyaknya jenis sekolah memang menjadi dilema tersendiri bagi kita sebagai orang tua yang menginginkan hal terbaik untuk anak. Terlebih lagi jika mendengar rumor tentang sisi negatif suatu sekolah seperti:
Sekolah yang memiliki fasilitas laboratorium lengkap?
Sekolah yang dekat rumah?
Sekolah yang populer?
Atau sekolah yang berbasis agama?
“Ah, di sekolah itu kan banyak siswanya yang narkoba.”Keragu-keraguan seperti ini yang membuat orang tua merasa sangat bingung, walaupun dana sudah mencukupi.
“Ah, sekolah itu kan gurunya kurang berkualitas.”
“Sekolah itu kan fasilitasnya minim sekali.” ... atau,
“Sekolah itu kuno sistem pengajarannya.”
Copyrights @ Rumah STIFIn Banten | We Care With Your Bright Future - Design By Templateism | Templatelib