Selasa, 22 April 2014

Penjelasan Hasil Tes Sensing Extrovert (Se)

beni badaruzaman

Penjelasan Hasil SENSING EKSTROVERT
Se adalah singkatan dari Sensing extrovert. Jika huruf S berdiri sendiri merupakan identitas sebagai mesin kecerdasan. Menurut kon- sep STIFIn ragam mesin kecerdasan hanya ada lima, dan S adalah salah satu diantara 5 mesin kecerdasan tersebut. Identitas mesin kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika mesin kecerdasan digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (ekstrovert). Dengan demikian Se su- dah menjadi identitas kepribadian. S ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai mesin kecerdasan lebih besar dari e yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.
Pengertian sederhana dari Sensing extrovert adalah jenis kepri- badian yang berbasiskan kecerdasan lima-indera yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Kepribadian Se ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan fleksibilitas dan kekuatan otot yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan fisik atau disebut PQ (Physical Quotient).
Sistem operasi pada tipe Se berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kiri atau disebut sebagai limbik kiri. Pada limbik kiri tersebut yang menjadi kemudi kecerdasannya berada di lapisan abu-abu yang letaknya di bagian luar atau permukaan otak. Limbik kiri abu-abu itu- lah yang menjadi sistem operasi tipe Si.
Lapisan yang berwarna abu-abu memiliki tekstur otak yang lebih renggang karena mengandung dendrit yang lebih sedikit. Kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan lapisan bagian dalam tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari luar ke dalam. Hal ini me- nyebabkan ‘tuan yang punya badan’ menjadi seolah lebih malas untuk bergerak karena sumber bioritmiknya tergantung pemicu dari luar.
Mesin kecerdasan S sesungguhnya identik dengan otot. Mereka memiliki otot yang kuat. Otot yang kuat itu disebabkan karena orang S memiliki otot merah tempat menyimpan tenaga aerobik. Tentu saja otot itu mesti sering digunakan supaya otot berkembang menyimpan tenaga aerobik yang lebih banyak. Tipe Semenyimpan potensi tenaga yang besar namun sangat tergantung dengan ketersediaan baterai (char- ger) yang justru ada di luar dirinya menyebabkan Se cenderung seperti diesel yang memulai dengan lambat tapi lama kelamaan akan semakin kuat. Bentuk (konstitusi) fisiknya atletis tetapi cenderung berukuran mungil namun ditunjang oleh keberadaan motorik halus sehingga memiliki ke- mampuan fleksibilitas fisik yang mengagumkan.
Otot memiliki kemampuan mengingat yang disimpan pada bagian sel otot yang disebut dengan myelin. Otot yang terlatih memiliki myelin
yang lebih berharga. Kelebihan orang S justru terletak di harga myelin- nya yang lebih terlatih.
Disebabkan fungsi otot, tipe S lebih senang jenis pekerjaan yang memerlukan keuletan karena mereka memiliki stamina yang lebih he- bat. Kemudian digabungkan dengan kecerdasan yang berbasiskan pan- ca indera, maka fungsi otot akan membuat tipe S menyukai pekerjaan berkeringat. Hal itu juga yang membuat tipe S memilih peran seba- gai pasukan paling depan ketika berada di lapangan atau di panggung dibandingkan dengan menjadi orang di belakang layar.
Jika tipe S nya dikemudikan dari luar ke dalam menjadi tipe Se akan muncul sifat lebih pemalu dan pencemas, namun berani men- coba sekaligus memanfaatkan potensi tenaganya yang sedia ada. Bah- kan pada urusan untuk tampil ke depan jika ia sudah ditempa dengan latihan yang disiplin dan pengalaman justru ia merasa paling berhak untuk berada di barisan paling depan, meskipun awalnya pemalu. Tipe Semerasa tidak punya pilihan harus berada di depan karena selain le- bih sederhana juga lebih fun (menyenangkan). Tipe Se sanggup untuk bekerja keras agar dapat terpilih sebagai barisan paling depan. Selain ia sanggup mengerjakan pekerjaan rutin ia juga bersedia difungsikan sebagai frontliner dalam suatu pekerjaan. Termasuk ketika ia menekuni profesi seperti menjadi atlit, penyanyi, artis, pekerja, atau kalau pun menjadi pengusaha maka ia lebih merasa yakin dengan pengalamannya sehingga ia akan menangani bisnisnya memulai dari paling depan.
Jenis Se memiliki kelebihan yang cenderung lebih dermawan. Juga di sisi lain dalam membelanjakan untuk dirinya cenderung lebih boros. Dengan kedermawanannya terutama untuk membelanjakan orang lain akan membuat ia kerapkali mendapatkan momentum bisnis yang ba- gus. Memperlakukan pekerjaannya sebagai aktivitas yang menyenang- kan. Bahkan hidupnya pun cenderung ingin bersenang-senang, oleh karena itu ia menjadi pembelanja yang boros karena cenderung ingin menikmati hidup. Jika menolong orang cukup dengan memberi uang. Ia merasa tanggung jawabnya selesai jika sudah menangani masalah dengan memberi uang.
Berkat kestabilannya dalam bekerja dan selalu terhubung de- ngan lingkungannya (karena lingkungan justru menjadi chargernya) serta membeli dukungan lingkungan dengan kedermawanannya maka akhirnya membuat orang Se memiliki banyak peluang bisnis yang menjadi momentum terbaik untuk dimanfaatkan. Kebiasaannya selalu mencari peluang baru terkadang tergelincir menjadi sosok yang lebih opportunistik. Namun baginya peluang bisnis harus diambil sebagai momentum untuk menghasilkan pendapatan (generate income). Hal inilah yang menyebabkan orang Se seperti cenderung bergerak dari satu proyek ke proyek lainnya.
Rutinitas atas apa yang dilakukannya dan minatnya yang besar un- tuk menangkap peluang membuat orang Se memiliki merek yang me- nempel pada dirinya yaitu sebagai sosok yang menjadi jaminan sukses terhadap setiap kerjasamanya. Merek tipe Se dikenal dengan merek dirinya yang menjadi jaminan terselenggaranya kerjasama dengannya. Jika terdapat investor yang ingin bekerja sama dengannya maka apa yang tertanam di benak investor tersebut adalah bahwa dirinya diang- gap sudah punya pengalaman dan track record yang bagus untuk men- jalankan investasinya.
Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian Se mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terda- pat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik. Menurut konsep STIFIn kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh sifat yang tetap tersebut adalah: adventurous, playful, demonstrative, generous, repeti- tious, show offs, inoffensive, endurance, deterministic, dan steady (ba- hasa Inggris dipertahankan supaya definisinya tidak multi tafsir).
Cara orang Se dalam mempelajari sesuatu dilakukan dengan meng- hafal bacaannya. Supaya bacaannya lebih mudah dikuasai mengapa tangannya harus ikut bergerak dengan jalan menandai bacaan-bacaan yang dianggap penting. Tipe Se memiliki kemampuan merekam secara visual yang lebih mengagumkan. Seringkali merekam peristiwa akan menjadi kelebihannya justru ketika ia ingin mempertontonkan kebo- lehannya. Urutan peristiwa secara detail dapat direkam dengan sek- sama. Oleh karena itu cara belajar dengan menggunakan alat peraga secara visual akan menjadi keutamaan baginya. Namun diantara faktor yang paling membuatnya menguasai pelajaran jika ia mengulang-ulang mengerjakan latihan soal atau memecahkan masalah. Pengalaman- nya dalam melakukan sesuatu selalu menjadi bekal keberhasilannya. Mencoba langsung dan mengalami sendiri merupakan proses belajar yang paling efektif bagi tipe Se. Bentuk-bentuk latihan yang mengulang merupakan cara yang sangat baik untuk memfungsikan myelin-nya. Se- makin sering dilatih semakin banyak myelin yang berkembang maka kemahirannya akan semakin meningkat. Memberikan terpaan pengalaman yang spesifik membuat orang Se dengan kemampuan fisik yang berbasiskan myelin membuat orang Se memiliki tarif yang tinggi.
Cara yang paling jitu untuk mendorong tipe Se adalah dengan memberikan insentif berupa sesuatu yang nyata (tangible). Insentif ini harus dirancang sedemikian rupa supaya terukur, karena kalau diberi- kan sedikit sudah bisa kenapa harus banyak-banyak. Proses motivasi pada tipe Se ini sesungguhnya mudah karena cukup dengan memberi- kan materi. Namun yang paling penting perlu diukur jumlah dan wak- tunya yang tepat.
Prioritas utama jika ingin memilih jurusan dan memilih profesi sebaiknya diarahkan pada satu diantara lima pilihan industri berikut ini, yaitu ekonomi, sport, kemiliteran, perhotelan, sejarah. Selanjutnya da- pat dipilih diantara pilihan jurusan atau profesi seperti pilihan berikut ini: ahli keuangan, ahli bahasa, bisnis transportasi, pedagang, entertainer, bankir, pertanahan, dokter, jurnalis, keartisan, manufacturing, pilot, pramugari, model, aktor/artis,salesman, perkebunan, pertanian, pe- ternakan, administrasi, sekretaris, pustakawan, operator, pegawai/staff, penyanyi, pekerja pabrik, security, pelukis naturalis, fotografer, camera- man, presenter, penari, pekerja lapangan dalam berbagai sektor, dll.
Mengapa memerlukan dan lain-lain karena semakin kesini pro- fesi semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Se adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: mengingat, otot, rajin, dan tercetak. Artinya juru- san atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang me- merlukan daya ingat, memerlukan otot, dan mengandalkan faktor rajin untuk menguasainya, serta mudah membentuk dirinyaibarat mencetak
lilin oleh jurusan atau profesi yang dipilihnya, karena tipe Se memang sangat bergantung pada tempaan lingkungannya.
Sebagai pribadi yang utuh tipe Se memiliki sisi-sisi diametral se- bagai berikut: tahan banting seperti laki-laki tetapi manja seperti perem- puan, eksposure petualangannya luas namun internalisasi kedewasaan lambat, seperti pemberani padahal sebenarnya kerdil, menjadi pen- damping yang mudah disenangkan namun tidak mudah dibuat jatuh cinta, pembawaan terkesan lembut padahal suaranya sering meleng- king, susah memulai kerja tetapi jika sudah mulai kerja determinasinya kuat, dermawan tapi boros sebagai penikmat, mengharapkan kepas- tian tetapi cepat merasa tersudut dan kemudian kabur. Oleh karena itu perlu berwaspada dengan kelemahannya dan berusaha mengekploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka se- cara otomatis kelemahannya tertutup dengan sendirinya.
Tipe Se sesungguhnya calon orang kaya, karena memiliki kemis- tri terhadap harta. Hanya saja, untuk mendapatkannya tipe Se harus mampu menangkap setiap peluang yang datang. Jika ingin berhasil meraih harta dengan baik maka tipe Se harus mencari LADANG untuk menanam uangnya. Keuletannya untuk memanfaatkan setiap kesem- patan yang datang ibarat berladang secara musiman. Kejeliannya un- tuk menangkap setiap peluang yang datang membuat ia begitu cekatan jika berbisnis dari proyek ke proyek. Ladang itu biasanya lebih berupa aset fisik, properti, franchise, atau infrastruktur yang dikelola untuk menghasilkan pemasukan uang secara rutin.

Penjelasan Hasil Tes Sensing Introvert (Si)

beni badaruzaman

Penjelasan Hasil SENSING INTROVERT
Si adalah singkatan dari Sensing introvert. Jika huruf S berdiri sendiri merupakan identitas sebagai mesin kecerdasan. Menurut kon- sep STIFIn ragam mesin kecerdasan hanya ada lima, dan S adalah salah satu diantara 5 mesin kecerdasan tersebut. Identitas mesin kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika mesin kecerdasan digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (ekstrovert). Dengan demikian Si su- dah menjadi identitas kepribadian. S ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai mesin kecerdasan lebih besar dari i yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.
Pengertian sederhana dari Sensing introvert adalah jenis kepri- badian yang berbasiskan kecerdasan lima-indera yang proses kerjanya dikemudikan dari dalam dirinya menuju ke luar dirinya. Kepribadian Si ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan mengingat yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan ingatan atau disebut MQ (Memory Quotient).
Sistem operasi pada tipe Si berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kiri atau disebut sebagai limbik kiri. Pada limbik kiri tersebut yang menjadi kemudi kecerdasannya berada di lapisan putih yang le- taknya di bagian dalam. Limbik kiri putih itulah yang menjadi sistem operasi tipe Si.
Lapisan yang berwarna putih memiliki tekstur otak yang lebih padat karena mengandung dendrit lebih banyak. Kerapatan yang le- bih tinggi dibandingkan dengan lapisan bagian luar tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari dalam keluar. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ menjadi seolah tidak bisa diam ingin selalu bergerak karena sumber bioritmiknya lebih dinamis.
Mesin kecerdasan S sesungguhnya identik dengan otot. Mereka memiliki otot yang kuat. Otot yang kuat itu disebabkan karena orang S memiliki otot merah tempat menyimpan tenaga aerobik. Tentu saja otot itu mesti sering digunakan supaya otot berkembang menyimpan tenaga aerobik yang lebih banyak. Tipe Si terlebih lagi karena ditunjang oleh ketersediaan baterai (charger) yang ada di dalam dirinya menyebabkan Si seperti memiliki tenaga yang kuat. Selain memiliki bentuk (konstitusi) fisik yang atletis besar (bongsor) juga orang Si memiliki kemahiran fisik yang ditunjang oleh motorik kasar.
Otot memiliki kemampuan mengingat yang disimpan pada bagian sel otot yang disebut dengan myelin.Otot yang terlatih memiliki myelin yang lebih berharga. Kelebihan orang S justru terletak di harga myelin- nya yang lebih terlatih.
Disebabkan fungsi otot, tipe S lebih senang jenis pekerjaan yang memerlukan keuletan karena mereka memiliki stamina yang lebih he- bat. Kemudian digabungkan dengan kecerdasan yang berbasiskan pan- ca indera, maka fungsi otot akan membuat tipe S menyukai pekerjaan berkeringat. Hal itu juga yang membuattipe S memilih peran sebagai pemain yang berada di lapangan atau di panggung dibandingkan dengan menjadi orang di belakang layar.
Jika tipe S nya dikemudikan dari dalam menjadi tipe Si akan mun- cul sifat lebih percaya diri. Hal itu membuat Si menyukai sebagai orang yang tampil dan berperan sebagai pemain (player), pada satu diantara berbagai aktivitas yang ditekuninya. Seperti menjadi atlit, penyanyi, ar- tis, pekerja, atau kalau pun menjadi pengusaha maka ia akan ikut turut tangan menangani bisnisnya.
Jenis Si memiliki kelebihan yang otomatis berfungsi dalam cara kerjanya yang terbiasa efisien. Memperlakukan pekerjaannya dengan output per input yang bagus. Pekerjaannya mesti efisien. Cara mem- belanjakan pengeluaran begitu hemat. Termasuk dalam berbagi pun tipe Si sangat hemat. Daripada disuruh berbagi terlalu besar tipe Si memilih membantu dengan cara lain yang mengeluarkan tenaganya. Ia menolong orang dengan keuletannya.
Berkat rajin dan tidak mudah lelah tipe Si memiliki jumlah koneksi hubungan sosial yang banyak. Jumlah relasi yang dikunjungi atau dihubungi tiap harinya lebih banyak dibanding tipe yang lain. Tipe Si memiliki target mendapatkan koneksi dari semua haluan yang diper- lukan untuk merampungkan tugasnya atau menjual semua dagangan- nya. Setelah menanam benih usaha dibanyak tempat kemudian tipe Si tinggal berharap dapat panen. Dalam pikiran tipe Si atas semua jerih payah yang dilakukannya kemudian ia berharap dapat panen memetik hasilnya.
Pengulangan atas apa yang dilakukannya membuat orang Si memi- liki merek yang menempel pada dirinya yaitu sebagai orang yang sukses menghasilkan kuantitas yang besar. Merek tipe Si dikenal sebagai orang yang selalu berjaya memperbesar skala volume kinerjanya. Misalnya jika memilih bisnis transportasi, tipe Si selalu berhasil memperbanyak penumpang. Jika ia menjadi ahli bahasa maka jumlah perbendaharaan kata yang berhasil direkam jumlahnya begitu mengagumkan.
Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian Si mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terda- pat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik. Menurut konsep STIFIn kesepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh sifat yang tetap tersebut adalah: adventurous, playful, demonstrative, generous, repeti- tious, show offs, inoffensive, endurance, deterministic, dan steady (ba- hasa Inggris dipertahankan supaya definisinya tidak multi tafsir).
Jika seorang Si ingin memperbaiki cara belajarnya lakukan dengan merekam perbendaharaan istilah atau kata-kata (vocabulary) baru. Se- tiap istilah atau pelajaran diulang-ulang dengan membahasakan kem- bali dengan cara yang bervariasi. Juga menjadi penting menggunakan alat peraga karena penampakan secara visual akan memperbanyak rekaman informasi yang ke ingatannya. Bahkan perlu alat peraga itu
dimainkan supaya mendapatkan pengalaman. Mencoba langsung dan mengalami sendiri merupakan proses belajar yang paling efektif bagi tipe Si. Bentuk-bentuk latihan yang mengulang merupakan cara yang sangat baik untuk memfungsikan myelin-nya. Semakin sering dilatih semakin banyak myelin yang berkembang maka kemahirannya akan se- makin meningkat. Belajar sambil bergerak justru akan membuat orang Si menjadi lebih nyaman. Dan mereka dapat memperpanjang masa belajarnya jika mereka melakukannya sambil bergerak.
Cara yang paling jitu untuk membangkitkan motivasinya untuk belajar dan bekerja yaitu jika diberi sparring (teman berlatih yang seka- ligus menjadi pesaingnya), karena tipe Si sangat memerlukan ‘tarikan nyata’. Mereka tidak bisa dimotivasi menggunakan pesaing imajiner, karena kecerdasan indrawinya hanya akan bekerja jika pesaingnya nya- ta. Semakin mereka mau naik kelas semakin tinggi pula level sparring yang mesti dihadirkan.
Prioritas utama jika ingin memilih jurusan dan memilih profesi sebaiknya diarahkan pada satu diantara lima pilihan industri berikut ini, yaitu industri keuangan, bahasa, transportasi, perdagangan, hiburan. Selanjutnya dapat dipilih diantara pilihan jurusan atau profesi seperti pilihan berikut ini: ekonom, atlit, tentara, bisnis perhotelan, sejarawan, bankir, pertanahan, dokter, jurnalis, keartisan, manufacturing, pilot, pramugari, model, aktor/artis, salesman, perkebunan, pertanian, pe- ternakan, administrasi, sekretaris, pustakawan, operator, pegawai/staff, penyanyi, pekerja pabrik, security, pelukis naturalis, fotografer, camera- man, presenter, penari, pekerja lapangan dalam berbagai sektor, dan lain-lain. Mengapa memerlukan dan lain-lain karena semakin kesini profesi semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Si adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: mengingat, otot, rajin, dan tergerak. Artinya jurusan atau pro- fesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan daya ingat, memerlukan otot, dan mengandalkan faktor rajin untuk menguasainya, serta tergerak dengan sendirinya karena tipe Si memang terpanggil dijurusan atau profesi tersebut.
Sebagai pribadi yang utuh tipe Si memiliki sisi-sisi diametral sebagai berikut: penuh ambisi namun mudah patah,penurut namun muncul rasa persaingan,berjiwa pesiar namun ingin selalu didampingi sparringnya, menjadi kamus atas segala problematika namun terkadang ‘blank’, cenderung kronologis dan fakta-sentris meski terkadang seperti bola liar dan tiba-tiba meyakini telepati, pelakon yang percaya diri namun terka- dang menjadi pencemas, memang ulet dan tersusun namun disertai dengan bawel seperti Mr. Printilan. Oleh karena itu perlu berwaspada dengan kelemahannya dan berusaha mengekploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahannya tertutup dengan sendirinya.
Tipe Si sesungguhnya calon orang kaya, karena memiliki ke- mistri terhadap harta. Hanya saja, untuk mendapatkannya tipe Si harus mengejar harta tersebut dengan keuletannya. Jika ingin berhasil meraih harta dengan baik maka tipe Si harus mencari PANGGUNG untuk me- ningkatkan produktivitasnya. Keuletannya tidak dilakukan secara mem- babi-buta, melainkan sejak dini menset-up panggung agar dirinya dapat tampil untuk memamerkan kebolehannya. Untuk mendapatkan pang- gung tersebut ia mesti menata dari bawah sampai ia akhirnya mencapai
level tertinggi dari permainan panggungnya. Panggung disini tidak se- lalu berarti panggung pertunjukan, meskipun itu memang menjadi ke- utamaannya, namun panggung ini bisa dengan makna yang lebih luas. Termasuk di dalamnya panggung bisnis. Misalnya ia berhasil memper- tontonkan kemahiran pengelolaan uang investor dengan pulangan in- vestasi (ROI) yang aman dan mengagumkan. Bisnis investasi dijadikan panggungnya melalui kemampuan pengelolaan keuangan yang efisien dan terpercaya. Sehingga setelah dipertontonkan membuat banyak pihak tertarik untuk mempercayakan investasi kepadanya. Sebut saja karena ia punya panggung berupa bank atau lembaga keuangan.

Rabu, 26 Maret 2014

Dulu Masalah, Sekarang ANUGERAH

STIFIn Banten
Salam SuksesMulia! Assalamu’alaikum Wr. Wb. Semoga kesehatan, damai, keberkahan selalu Allah SWT limpahkan kepada sahabat pembaca sekalian, Aammiin. Apa kabar anda hari ini??? Jawabannya? Pinteeer,, SuksesssMuliaa.... Aammiin.

Kali ini saya Rizal Muharam, ingin berbagi sedikit pengalaman di keluarga kami yang mungkin saja ada diantara anda yang mengalami masalah yang mirip – mirip hehe.. apa itu? Siapa diantara anda yang punya masalah  kesulitan mengendalikan kebiasaan “buruk”? baik kebiasaan “buruk” yang dialami diri sendiri atau pun mungkin kebiasaan “buruk” yang menjangkit putra – putri anda? Kata buruk sengaja saya kasih tanda petik mengapa karena baik dan buruk adalah menurut siapa? Buruk buat seseorang belum tentu buruk buat orang lain betul atau benar? ;) kadang kita terlalu cepat menilai sebuah perilaku itu buruk dan menjadikan hal tersebut adalah masalah besar buat kita, padahal pernahkah kita bilang “oo ternyata ini hikmahnya aku (dulu) dikasih masalah itu” pernah? Saya pernah bahkan sering. Terlepas dari setuju atau tidak terhadap interpretasi pembuka dari saya tadi, ada baiknya kita simak pengalaman berikut. Yukk

Saya anak pertama dari 3 bersaudara yang semuanya ganteng – ganteng haha bahkan kedua adik saya jangkung – jangkung (baca: tinggi) terusannya bisa diterka? Yes! Cuma saya sendiri yang kurang tinggi hehe.. Hasil tes STIFIn sangat membantu saya untuk menentukan peran masing – masing crew di perusahaan keluarga kami. Adik saya yang pertama namanya Hadid Febriza hasil tes STIFIn Sensing ektrovert (Se) saat ini menekuni bidang bahasa Jepang dan menjadi personel Quality Control di perusahaan keluarga, adik saya yang ke – 2, Rahman Adiyasa, biasa dipanggil Yasa hasil Tes STIFIn Feeling Ekstrovert (Fe). saat ini usianya 20 tahun (02 April 2014) seorang mahasiswa fakultas hukum di universitas negri terpopuler di Serang Banten :) memiliki hobi menekuni kegiatan dunia maya (online).

Dulu saat masih menjadi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) adik saya tumbuh menjadi anak yang baik Alhamdulillah cuma ada sedikit perilaku yang lumayan sering bikin orang tua kami kesal bukan main, katanya sedikit tapi sering hahaha.. kebiasaan itu adalah bolos sekolah alias mabal atau versi panjangnya dari rumah judulnya sekolah tapi nyatanya belok, hah? Belok kemana? Belok ke warnet main game online. Kaya sok iye, pulang sekolah siang hari sambil teriak ala anak-anak seusianya “mah bikini mie (mie instan) asa (panggilan Yasa) laper pulang sekolah” hmm tok tok.. padahal mah pulang dari warnet :(  Kenakalan ini dilakukan beberapa kali namun dengan trik, sehari masuk sekolah sehari belok ke warnet, dengan cara itu sang guru dikelabui dengan absensi adik saya, gak tau juga kenapa, akhirnya seperti kata pepatah “sepandai – pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga” apalagi gak pandai melompat hehe. satu hal yang saya ingat betul, waktu itu kedua orang tua kami punya side job menjadi “Polisi warnet” yang kerap kali melakukan razia mendadak. suatu ketika adik saya Yasa pernah tertangkap tangan sedang  main game online di sebuah warnet yang letaknya tidak jauh dari sekolahnya, habislah ia dimarahi oleh orang tua kami huaaaaaa...

Perilaku “belok” tersebut kami yakini hingga saat ini menjadi wasilah pintu gerbang adik saya berkenalan dengan dunia maya yang kini sangat akrab ia tekuni, apakah perilaku tersebut buruk? Mungkin sebagian besar dari kita, apalagi jika anda seorang orang tua yang kebetulan memiliki masalah yang sama akan berkata BURUK.. mau jadi apa itu anak!! Hehe *dramatisir dikit*. Jika saya menjadi anda pun saya akan memiliki perasaan yang sama, kesal, emosi, dongkol, udah disekolahin malah kaya gitu argghhhhh..

Sejenak kita beralih ke kisah lain dulu, dalam dunia NLP (Neuro Linguistic Programming) atau ilmu pemberdayaan diri melalui bahasa pikiran yang pernah saya pelajari ada sebuah teknik yang powerfull yang dinamakan “Reframing” atau membingkai ulang sebuah masalah sehingga muncul makna baru yang lebih positif, sebutannya “Seni mengubah makna”, saya kasih contoh sedikit, jika ada orang tua yang mengeluhkan “anak saya ini banyak omong, pusing ladeninnya, capek” makna kalimat orang tua tersebut mengandung masalah. Lalu bagaimana cara merefreamnya? Ada 2 cara yang bisa digunakan, namun kali ini saya hanya akan membagiakan satu saja ya, lho kenapa? Bentar lagi pemilu soalnya, what? Apa hubungannya? Yeee,,, Ada Uang Ada Suara hahhh :p. kembali ke laptop, anda yang mengerti seni mengubah makna bisa berkata kepada orang tua tersebut, “wah bagus dong, nanti besarnya jadi komunikator ulung seperti presiden Barack Obama” bisa dirasakan perubahan maknanya? Masalah (saat ini) bisa menjadi Harapan (Masa depan) see? ;) insya Allah orang tua tersebut bisa lebih menerima sikap bawel anaknya.

Kembali ke cerita adik saya, terlepas dari baik atau buruknya penilaian kami sebagai kakak dan orang tuanya tapi sejak tahun 2011 – sekarang adik saya menjadi faham tentang dunia online bahkan mahir membuat website toko online yang saat ini Online shop merebak dimana – mana, Alhamdulillah dari keahliannya ia bisa membantu ekonomi keluarga dan memiliki laptop hasil dari keringatnya sendiri, speknya? Mampir aja dah kerumahnya. Menurut kakanya mah laptopnya kereeenn hehe.. beberapa karya adik saya misalnya www.SabunNaturalKalia.com; www.KlinikTerapiPikiran.com ; www.iOn-Spray.com ; www.RizalMuharam.com bahkan artikel yang saat ini sedang kita baca, website www.StifinBanten.com adalah hasil karya adik saya yang di poles oleh om Beni @beni_be penulis buku best seller “BrainGeneticts” sekaligus trainer dari Rumah STIFIn Banten. Dua tahun lalu adik saya juga dipercaya untuk mendesign website milik KPU Provinsi Banten www.KPU-BantenProv.go.id menuju 09 April 2014, Alhamdulillah yaa.. jangan lupa tentukan pilihan anda ya ^_^ yang pasti jangan pilih saya karena saya nggak nyalon hohohooo
kontrak kerja website KPU Banten

Dulu Masalah Sekarang Anugerah, mungkin kita belum tahu rencana Tuhan dibalik masalah – masalah kita saat ini, yang pasti Dia tidak ingin anda hanya numpang lewat selama didunia ini, akhir kata, mari kenali diri kita, fokus dan optimalkan jadilah pribadi Sukses yang senantiasa menebar manfaat, Aammin

Rabu, 01 Januari 2014

BAHAYA SABAR, NIKMATNYA SYUKUR

STIFIn Banten
resolusi tahun baru
Salam SuksesMulia sahabat hebat! Alhamdulillah.. segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam yang telah mengizinkan kita untuk bertemu dengan tahun yang baru dan harapan yang baru. ya, 2013 telah berakhir tadi malam bersamaan dengan bunyi petasan dan derasnya hujan yang membasahi setiap sudut kota dan bersamaan dengan tetesan air hujan telah menghanyutkan emosi negatif dan janji – janji cuma janji di 2013 yang belum sempat diwujudkan. Selamat datang 2014, selamat datang masa depan dan harapan yang baru.

Sahabat hebat, apa resolusimu di tahun yang baru ini? Masihkah resolusi kita hanya sebatas ritual yang hanya akan dilakukan saat tanggal 1 Januari dan berakhir di laci meja lalu dilupakan? Tentunya itu bukan anda kan? :). Saya Rizal Muharam, adalah pribadi yang jauh dari sempurna namun insya Allah senantiasa belajar untuk lebih baik dari waktu ke waktu, kali ini ingin berbagi dengan sahabat semuanya, siapa pun yang sedang membaca kata demi kata dalam tulisan ini, saya belum tentu lebih baik dari anda, tapi izinkan saya berbagi sedikit untuk anda dan harapannya semoga sharing saya bermanfaat.

Insya Allah resolusi saya tahun ini adalah “Menjadi hamba Allah yang pandai bersyukur” bersyukur bukan hanya ucapan lisan saja namun perlu diwujudkan dengan tindakan nyata sebagai bentuk rasa terima kasih kita kepada yang Maha Memberikan Nikmat. Ehm, sebelumnya saya punya pertanyaan untuk sahabat sekalian, “pilih mana, menjadi hambaNya yang bersyukur atau bersabar?” pertanyaan yang sederhana sekali, apalagi kata syukur dan sabar mungkin akrab ditelinga kita semua, betul?

Idealnya sih kedua – duanya. Lalu bagaimana jika harus ada yang didahulukan. Untuk menjawabnya, saya akan mengutip jawaban yang diberikan oleh sahabat saya, Ahmad Sofyan Hadi (@BangunCinta) seorang pakar EmoSIGN - Analisa Tanda Tangan. Beliau pernah dalam sebuah kesempatan bertanya kepada kami peserta seminar EmoSIGN, tentang 2 pertanyaan diatas, idealnya sih bisa dua2nya dan kita perlu belajar. Mungkin saya akan membahas dari sisi fokus, mana yang perlu kita fokuskan, bersyukur atau bersabar? Mari kita bahas

Tanpa melihat atau mencari definisi sabar, apa arti kata sabar untuk anda wahai sahabat? Saya yakin sekali persepsi teman – teman tentang sabar pasti berbeda, walaupun secara arti mungkin mirip – mirip. Sambil saya ketik tulisan ini saya ikut mencari definisi sabar menurut islam :)

Sabar dan syukur adalah separuh dari iman. Yang pasti keduanya punya makna positif, sayangnya, media terutama televisi yang merupakan media audio visual tidak jarang memberikan gambaran tentang orang yang sabar. Apa yang sering ditampilkan? Mungkin diantaranya (yang negatif) orang sabar sering dicitrakan teraniaya, tertindas dan terdzolimi, eh sama aja ya maksudnya? Hehe.. intinya yang sering dicitrakan adalah pribadi yang tidak enak untuk ditiru. Oleh karenanya karena mungkin tanpa sadar kita dijejali dengan tayangan – tayangan demikian akhirnya hal tersebut menjadi auto sugesti kepada diri kita yang menonton acaranya. Yah, mungkin menjadi sebuah program dalam mental bawah sadar “Sabar = tertindas” ini mungkin lho, sebelum komentar, baiknya sahabat selesaikan dulu baca sampai akhir. Heheh.. sepertinya telah terjadi pergeseran makna sabar itu sendiri dari positif menjadi negatif, sekali lagi ini karena pencitraan yang salah dari makna sabar itu sendiri, bukan salah si sabarnya.

Hal tersebut pada akhirnya menjadikan sebuah boomerang pada diri kita, misalnya pada saat ada masalah dan berdoa, “yaa Tuhan, jadikanlah hamba orang yang sabar”, doanya bagus, positif namun kita belum tau persepsi sabar dalam pikirannya bagaimana. Seandainya persepsi sabar dalam pikirannya adalah citra yang negatif maka ia mungkin akan selalu diterpa masalah –masalah, karena gimana mau sabar kalau belum pernah diuji? Akhirnya cobaan datang silih berganti dan ia merasa heran, kenapa ko masalah hidupnya kian rumit owwww… sekali lagi ini masalahnya ada pada persepsi sabar dalam pikiran masing – masing orang ya. Faham kan?

Berdoalah agar diberikan kekuatan, bukan meminta dihindarkan dari masalah. Lalu, bagaimana dengan kata syukur? Sekali lagi ini dipengaruhi juga oleh definisi syukur dalam pikiran masing – masing orang. Rasa syukur sering diasosiasikan dengan kenikmatan, bahkan Dia juga menjanjikan akan menambah nikmatnya jika kita bersukur dan akan mengazab kepada orang yang ingkar. Diberi nikmat lalu bersyukur, seolah nikmat dulu baru bersyukur, padahal sebenarnya energi syukurlah yang mengundang nikmatNya, jadi sekarang dibalik, bersyukurlah maka akan terus ditambah nikmatNya. Apa yang disyukuri? Kadang kita tidak menyadari bahwa setiap waktu kita diberikan nikmat yang jauh lebih banyak ketimbang nikmat lain yang kita kejar, padahal kita setiap detik bernafas. pointnya, bersyukur akan mengundang nikmat – nikmat yang lebih banyak.

Jadi, orang yang senantiasa bersyukur maka akan dilimpahkan nikmat yang jauh lebih banyak dan lebih sering ketimbang yang tidak. Jadi masalah terbesarnya adalah bukan itung – itungan pada nikmat yang Dia berikan, itu jelas tak terhingga dan kita tidak akan mampu menghitungnya, masalahnya ada pada rasa syukur kita terhadap nikmat – nikmatNya. Dalam sebuah kesempatan, saya pernah mendapat nasehat, sebelum berdoa untuk meningkatkan energi positif kita, mulailah dengan beristighfar dan menyadari satu demi satu nikmat yang kita rasakan, niscaya kita akan “malu” meminta padaNya, karena nikmatNya begiiituuuu banyaaak. That’s why, orang yang hatinya dipenuhi rasa syukur akan selalu mengalami keberlimpahan, karena syukur akan mengundang nikmat – nikmat yang lain. Jadi fokus saya di resolusi 2014 ini adalah insya Allah belajar menjadi hambaNya yang pandai bersyukur dan bersabar (dengan persepsi baru), apa resolusi sahabat hebat?

Yuk chat langsung
BBM 2b1c913b / WA 08777 14 222 14

Sabtu, 28 Desember 2013

Kabar baik di akhir tahun

beni badaruzaman
Sabtu pagi yang biasanya disibukkan dengan kedua anakku, kali ini agak nyantai sedikit, karena kedua anakku sedang liburan di rumah neneknya. Sehingga saya bisa nyantai sebentar dengan istri dirumah. Tiba-tiba “Ting” notifikasi email berdenting di smartphoneku. Ternyata email dari bunda Sofie Beatrix dari AsaMediau. Wow, pagi-pagi begini ada email yang membuat semangat saya membuncah, karena email ini adalah jawaban atas email yang sebelumnya kami diskusikan.

Tentu isi dari email itu adalah tentang progres buku yang sedang saya garap. Sekitar bulan November bersamaan dengan penyelenggaraan WBT#11 kami berjumpa dan diskusi tentang buku “Ini Cara Gue Banget”, Alhamdulillah buku di terima untuk di proses menurut prosedural yang berlaku di AsaMediamu.

Gayung bersambut, kek Jamil Azzaini (Inspirator SuksesMulia) dan Bunda Sofie Beatrix (Penulis dan Pengkader Penulis)  memberitakan kabar yang luar biasa membuat hati ini berharu biru, beliau berdua begitu perhatian dengan para kadernya yaitu alumni Akademi Trainer. Dan tidak hanya sekedar perhatiannya saja yang tentu sudah kita pernah rasakan selama ini. Tetapi ini nyata dan konkrit, yaitu beliau menyusun program untuk mengorbitkan para alumni Akademi Trainer untuk menjadi penulis yang handal dan berpengaruh dan akan produknya akan menjadi “mega Best Seller seperti buku ON, Aamiin. Program tersebut adalah “Co Writer spesial untuk alumnus Akademi Trainer pilihan Co Branding Jamil Azzaini”. Penawaran program tersebut ditawarkan kepada saya, dan mudah-mudahan ini yang pertama. Karena begitulah kata Bunda Sofie, dia akan garap buku saya ini karena materinya menarik dan belum ada yang garap untuk tema seperti ini.

Alhamdulillah, jika disederhanakan program “Co Writer spesial untuk alumnus Akademi Trainer pilihan Co Branding Jamil Azzaini” itu nantinya kek Jamil Azzaini akan bantu menulis di buku itu dan akan diolah oleh bunda Sofie sehingga menadi buku yang menarik dan enak dibaca. Di cover depannya akan ada nama penulis dan co writer Jamil Azzaini dengan di tampilkan logo Akademi Trainier sebagai rumah besar para alumninya. Bisa di rasakan, bagaimana hati ini berbunga-bunga, - “feeling sekali” hehehe ....
Ada salah satu yang menarik bagi saya secara pribadi, konsep program ini jelas sangat jelas ingin mengangkat/mengkatrol penulis-penulis pemula dengan jaminan seorang Guru yang bersahaja dengan rela menyumbangkan buah pikirannya dalam tulisan dan disandingkan dengan penulisnya, dalam hal ini ada nama saya sebagai penulis dan Jamil Azzaini sebagai Co Writer.
Selain itu, program ini juga akan di garap serius mulai dari penulisan, desain, penunjukan penerbit, konsep pemasaran online, dan event-event trainingnya juga. Di dalam event training ini nantinya akan digarap bareng oleh Akademi Trainer. Wow, sebuah konsep yang jelas dari sebuah niat untuk mengangkat derajat para lulusan Akademi Trainer ketempat yang lebih tinggi dan bermartabat.  Semoga niat dan aksi yang jelas dari para penggagas program ini di ridhoi Allah SWT dan menjadi ladang amal jariyah buatnya. Buat kek Jamil Azzaini makin jelas dengan visinya yang mengkader dan bunda Sofie juga dengan konsepnya, ini menandakan jalur SuksesMulia-nya dilaksanakan dengan nyata. Bahasa sederhananya sesuai dengan PassiON mereka berdua.

Email tadi pagi sangat jelas sekali seorang bunda sofie ingin memberikan hasil sentuhan yang terbaik dari sebelumnya, beliau bertujuan ingin buku ini menjadi mega best sellser seperti buku ON. Setelah mengabarkan dan berdiskusi dengan istri, kamipun bersyukur atas kabar baik ini, dan istripun mendukung apa yang menjadi langkah saya. Maka saya pun sepakat atas sejumlah aturan yang menurut hemat kami bisa membuat win-win solution sehingga pada proses perjalanannya buku ini terbit sesuai dengan jadwal. Mohon sabar dan doa dari pembaca semua, buku ini sedang digodok lagi agar hasilnya lebih maksimal dan bisa diterima dan tingkat kebermanfatannya lebih terasa.

Saya flashback kembali, ternyata apa yang tertulis di buku ON karya kek Jamil Azzaini, kalo kita laksanakan secara istiqomah mulai dari membuat visiON, juga dilaksanakan dengan ActiON yang mengutamakan skala Prioritas dan dan dikerjakan sesuai dengan Aksi strategis, dan mengerjakannya sesuai dengan PasiON serta berkolaborasi dengan komunitas 3 tif, Insya Allah hasilnya akan dilalui dengan terasa ringan dan nyaman dan menghasilkan karya yang bisa dibanggakan. Bagi yang belum ON, yuk move on di 2014 ini. Buat resolusi yang efeknya WOW buat kehidupan kita dan bermanfaat bagi orang banyak.

Terbayang, apa yang menjadi cita-cita Kek Jamil dengan Akademi Trainernya yang mencetak kader-kader terbaik dalam mempersembahkan karya-karyanya juga memberikan training-training yang berpengaruh bagi terciptanya peradaban SuksesMulia membumi di tanah Indonesia yang kita cintai.

Demikian tulisan singkat ini, semoga bisa mengisnpirasi kita semua.

Salam SuksesMulia
Beni Badaruzaman (@beni_be)
book writer “Red Carpet of Your Child”

Rabu, 27 November 2013

Cara Efektif Memilih Jurusan SMA yang “GUE BANGET…”

beni badaruzaman
Setiap orang pada akhirnya akan menekuni sebuah profesi tertentu yang menurut mereka cocok sebagai sumber penghidupan sekaligus kehidupan dan nyaman dalam menjalaninya. Profesi yang pas tersebut selalu berpijak pada bakat alami yang tidak bisa dilepaskan dari mesin kecerdasan otaknya. Nah, awal saat meniti karir di profesi yang akan ditekuni adalah ketika ia memilih jurusan dalam pendidikan yang akan dilalui menuju profesi tersebut. Penentuan jurusan yang paling dini dalam pendidikan adalah saat mau masuk SMA, dimana menurut kurikulum 2013, penentuan jurusan dilakukan mulai kelas 1 SMA.

Terkait dengan kebutuhan penentuan jurusan tersebut, STIFIn memberikan arahan berdasarkan hasil tes fingerprint siswa, yang sejatinya disesuaikan dengan bakat alami dan mesin kecerdasan masing-masing siswa. Caranya, lakukan tes sidik jari STIFIn. Matriksnya kurang lebih sebagai berikut :

No.
Mesin
Pilihan Utama
Pilihan
Pilihan
Kecerdasan
Rekomendasi STIFIn
Kedua
Ketiga
1
Si
Bahasa
IPS
IPA
2
Se
Bahasa
IPS
IPA
3
Ti
IPA
IPS
Bahasa
4
Te
IPA
IPS
Bahasa
5
Ii
IPA
Bahasa
IPS
6
Ie
IPA
Bahasa
IPS
7
Fi
IPS
Bahasa
IPA
8
Fe
IPS
Bahasa
IPA
9
In
IPS/Bahasa
IPA
-