Minggu, 10 Februari 2013

Karpet Merah Anda

beni badaruzaman

 Ternyata masih banyak orang yang bingung dan ragu menjalani profesinya. Buktinya, masih ada saja yang bertanya-tanya, “Apakah saya sudah berada di jalur yang tepat? Atau, “Apakah pilihan ini benar sesuai dengan potensi saya? Agar tidak ikut-ikutan bingung dan ragu cobalah Anda lanjutkan membaca tulisan ini.
Pilihan profesi yang tepat itu setidaknya memenuhi tiga kriteria. Pertama, sesuai dengan passion. Untuk mengetahuinya, coba jawab pertanyaan-pertanyaan berikut. Apakah Anda sangat menyenangi profesi tersebut? Apakah Anda sering larut (flow) atau begitu enjoy melakukan pekerjaan itu? Apakah Anda rela untuk tidak dibayar melakukan pekerjaan itu? Bila jawabannya selalu “ya”, kemungkinan besar itulah passion Anda.
Kedua, selalu ada progress (kemajuan). Coba bandingkan tahun lalu dan tahun ini, apakah tahun ini prestasi Anda sudah jauh meningkat dibandingkan tahun lalu? Apakah kemampuan Anda juga meningkat dan tidak stagnan? Apakah hasil kerja tahun ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya? Bila jawabannya “ya”, itu pertanda bahwa Anda sedang berada di jalur yang tepat.
Ketiga, adanya pengakuan dan penghargaan. Apakah teman-teman Anda mengakui keahlian Anda? Apakah pimpinan atau mitra kerja memberikan apresiasi positif terhadap profesi yang Anda jalani? Apakah ada pihak yang rela membayar Anda dengan harga yang layak? Bila jawabannya “ya”, maka teruskan menekuni profesi tersebut.
Apabila Anda memiliki jawaban “ya” atas seluruh pertanyaan untuk tiga kriteria di atas tadi, selamat, besar kemungkinan  Anda sedang berada di karpet merah kesuksesan Anda. Teruslah berjalan di karpet itu. Namun jika lebih banyak jawaban “tidak”, saran saya segera cari karpet merah lain.
Nah, bila Anda masih juga bingung setelah membaca tulisan ini,  boleh jadi Anda tergolong orang yang bingung dan membingungkan. He he he…
Salam SuksesMulia!

Minggu, 03 Februari 2013

Lima mesin kecerdasan jika dikiaskan dengan unsur alam semesta

beni badaruzaman

Simbol sidik jari, dan kemistri kepemilikan dapat difahami dari tabel  berikut ini :

SENSING itu ibarat tanah tempat orang berpijak sehingga orang merasa aman. Unsur tanah mencerminkan kestabilan. Meski tanah diinjak-injak ia tetap akan produktif memberi manfaat bagi penghuni di atasnya. Tanah menyimpan kotoran dan mengolahnya menjadi kandungan zat-zat fosil yang berdaya guna menghasilkan tenaga. Tanah terhampar luas memiliki volume kekuatan tenaga fisik yang hebat. Sifat-sifat tanah tadi mirip dengan jempol. Secara fisik jempol paling besar dan memiliki tenaga paling kuat. Ingat di dalam tanah tadi tersimpan banyak harta. Harta lambang kesejahteraan. Orang yang banyak harta perlu diacungi jempol. Orang  S: seperti tanah yang stabil menghasilkan, seperti jempol yang kuat dan ulet, juga memiliki kemampuan untuk mendatangkan dan menyimpan harta

THINGKING itu ibarat besi. Kokoh, tegak, dan tidak memerlukan bantuan benda lain untuk berdiri sendiri. Besi adalah simbol kemandi-rian, ketegasan, dan kepandaian. Besi memang kaku. Faktor kakunya itulah yang membuat besi dipilih menjadi kerangka rumah. Besi merupakan unsur tanah tertentu yang berbentuk butiran, bijian, atau lempengan yang mengandung elemen keras dan padat. Sifat besi terkerangka, kait mengait secara sistematis. Ibarat jari telunjuk, besi mewakili unsur kekuatan. Jari  telunjuk akan mampu menunjukkan kelemahan, ketidak sempunaan, atau kesalahan. Jari telunjuk menjadi pengelola untuk menetapkan pekerjaan atau masalah yang prioritas. Telunjuk digunakan untuk menunjuk atau memerintah. Seperti seorang mandor. Oleh karena itu dominasi jari telunjuk ini adalah dominasi kekuasaan sesuai dengan kemistrinya. Telunjuk kemis-tri pasangannya adalah tahta. Orang T: tegas, mandiri, kokoh seperti besi, memiliki kepandaian menunjukkan kesalahan dengan kepandaiannya, dan diberikan kemampuan untuk memerintah memegang kekuasaan.

INTUITING itu ibarat kayu. Kayu pohon tumbuh dan bergerak vertikal. Kayu pohon tumbuh, hidup dan menghasilkan buah. Kayu seperti tidak pernah berhenti tumbuh ingin mencapai langit. Dan juga kayu tumbuhan indah dan sedap dipandang mata. Jika orang ingin mencari lambang kreativiti maka simbol yang digunakan adalah pen-sil kayu, bukanlah ballpoint. Demikan juga benda-benda kreatif bahkan rumah kreatif dibuat dari kayu. Kayu memiliki kekuatan sekaligus fleksibil-itas. Kayu menghadirkan kreativitas. Jika Anda tinggal di kawasan atau rumah yang banyak pohonnya, maka hawa kreativitas mudah didapatkan. Gerakan kayu yang cenderung bergerak vertikal ke atas seakan mencapai langit, ibarat penuh optimisme sedang melompat mengejar masa depan. Kayu menciptakan kreaTIvitas. Kreativitas lambang kualitas ilmu. Masih ingat dalam ranah keilmuan terbagi tiga kelas: deskripiƞ, analitis, kemu-dian tertinggi adalah sintesis. Sintesa adalah hasil kreativitas. Orang I: optimis, kreatif, berkelas, kuat dan fleksibel seperti kayu, memiliki keindahan seperti jari manis. Jari manis adalah bagian jari yang paling susah digerak-kan, namun bentuknya indah, tempat meletakkan cincin. Sebagaimana susahnya menggerakkan kreativita. Kreativitas adalah ilmu yang paling bernilai. Oleh karena itu orang I, kemistrinya kepada ilmu, kreativitas, ga-gasan, solusi yang diwakili dengan unsur ‘kata’.

FEELING itu ibarat api. Api menyala berkobar-kobar penuh semangat. Api pun mampu membakar benda di sekitarnya. Api ditakuti, disegani, tapi juga diperlukan. Api yang lebih berharga adalah api yang berwarna biru, menghasilkan suhu lebih panas yang stabil. Sedangkan api merah lambang kemarahan yang merusak. Api mampu membakar kayu dan melelehkan besi. Namun api keseharian ada-lah api yang terkadang padam, menyala, padam, dan, menyala lagi. Semangat yang naik turun mengikuti ‘mood’. Api yang menyala berkobar-ko-bar dan panasnya terasa di sekitarnya sebenarnya berasal dari sumber api ang volumenya kecil. Itulah pengibaratan jari kelingking, yang letaknya di  bagian paling pinggir sebelah luar. Jari kelingking walaupun kecil ia bisa mengalahkan jempol. Kecil-kecil cabe rawit. Seperti semut mengalahkan gajah. Mengapa kecil-kecil mampu mengalahkan karena datangnya dari
cinta asmara. Jatuh cinta yang membuat kerajaanpun dapat tumbang.  Demikian juga orang F: penuh cinta, penuh semangat, punya emosi, ter-gantung mood, semua serba berasal dari perasaan. Ibarat kelingking mes-ki kecil mampu mengalahkan yang besar. Kemistri yang dijadikan andalan-nya adalah cinta. Melalaui semangat cinta ia bisa diterima oleh orang lain, oleh masyarakatnya.

INSTINCT itu ibarat air. Air memberikan rasa lega bagi yang dahaga, mem-bersihkan kotoran di sekitarnya, memadamkan api yang mem-bara. Air mengalir ke semua arah, baik lobang besar ataupun lobang ke-cil. Air sungai yang besar seperti air bah bisa juga menghanyutkan dan menenggelamkan apa saja. Air adalah simbol kehidupan, ketenangan, kedamaian, dan kesejahteraan. Sesuai letak jari tengah yang berada di tengah-tengah, air adalah vital diperlukan untuk kehidupan. Air selalu mengalir diantara dua sisi keras yang berada di sampingnya. Air selalu diapit dan air berguna jika diwadahi untuk kemudian dimanfaatkan. Air sanggup berkorban, tidak terlalu mementingkan harga diri jika ia memberikan manfaat bagi sekitarnya. Oleh karena air bukan barang kaku, bukan keteguhannya yang membuat ia bermanfaat tapi alirannya, keberadaan-nya untuk makhluk di sekitarnya. Orang In; mengalir, tenang, mencari kebahagiaan dan kedamaian dengan jalan memberikan manfaat kepada orang lain. Ibarat jari tengah orang In berada di tengah untuk mening-katkan perannya dan berkontribusi lebih besar. Atau ia berada di tengah untuk mendamaikan orang yang bertikai. Atau ia berada di tengah un-tuk menutupi dan melengkapi jika masih ada kekurangan. Atau ia berada di tengah karena kemampuannya yang serba bisa. Air memberi manfaat demi mencari bahagia.

Senin, 28 Januari 2013

LAIN NGAJI IEUH

STIFIn Banten

Oleh : Nazarudin*

Kalimat pendek bahasa sunda (Banten) sebagai judul tulisan ini yang artinya, “bukan ngaji ini”, diam-diam telah menjadi jargon pada beberapa (oknum) pejabat dan juga pengusaha di tatar Kasultanan ini. Entah siapa yang memulai ungkapan seperti itu, yang jelas dampak negatifnya sudah mulai terasa. Boleh jadi, penyelewengan uang Negara (rakyat) di Banten yang kini kembali rame terungkap, beberapa kasus diantaranya (untuk tidak menyebut semua) berawal dari konspirasi dengan prinsip “lain ngaji ieuh”. Karena bukan ngaji, maka, mari kita akali, kita atur, salahpun tidak dosa karena bukan ngaji. Begitulah, kira-kira prinsip “lain ngaji ieuh” bekerja membuahkan penyelewengan.

Virus Mind Set
Jika merujuk pada pengertian tentang pola pikir (mind set) sebagai pola pola dominan dan telah menatap dalam pikiran bawah sadar seseorang yang menjadi acuan utama seseorang untuk bertindak, boleh jadi “lain ngaji ieuh” sudah merupakan pola pikir (mind set) merupakan jika besebetulnya yang menjadi akar masalah susahnya terjadi perubahan di kalangan birokrasi (reformasi birokrasi) adalah persoalan mind set. Kebiasaan lama yang sebetulnya kontraproduktif dengan arah reformasi birokrasi akan tetap mewarnai tingkah polah birokrasi karena memang sudah menjadi pikiran bawah sadar para pelakunya, sudah menjadi mind set. Tak sedikit produk hukum baik yang dihasilkan pusat maupun daerah terkesan “impoten” dalam tataran pelaksanaan. 
Kembali pada amanat Gubernur Banten di atas, yang mengharapkan anggota KORPRI dapat mewujudkan jajaran birokrasi  yang makin profesional, netral, dan sanggup menghadirkan kualitas pelayanan publik yang terbaik bagi seluruh warganya, tampaknya persoalan mind set birokrasi di Tanah Kasultanan ini juga yang akan menjadi soal dalam memenuhi harapan tersebut. Sebagai salah satu contoh saja, ada kalimat yang sudah menjadi jargon di kalangan (oknum) birokrasi Banten yang dapat dimaknai sebagai antiprofesioalisme. Kalimat sederhana yang terkesan agamis, namun jika dipahami maksudnya, dapat dimaknai sebagai kalimat yang bukan saja sekuler (pemisahan urusan keagamaan dan keduniaan), namun juga telah menjadikan penyempitan makna ngaji. Ungkapan itu adalah: “lain ngaji ieuh!” (bukan ngaji ini). Biasanya ungkapan ini akan keluar sebagai solusi ketika dalam pelaksanaan tugas sebagai PNS, lalu menemukan kesulitan mengikuti aturan yang membuat urusan jadi mandeg.  Ungkapan tersebut menjadi semacam peneguhan dan semakna dengan “atur saja, yang penting lancar”.
Prinsip yang terkandung pada jargon tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja berkembang. Ia akan menjadi semacam virus  mind set, bukan hanya melanda birokrasi, namun juga dapat menjangkiti masyarakat Banten secara keseluruhan. Mengapa demikian?
Hal tersebut dapat dijelaskan berdasar mekanisme pembentukan mind set. Pada awal didengar sebuah prinsip itu akan menjadi ingatan jangka pendek yang akan mempengaruhi tindakan. Jika prinsip dan tindakan tersebut dikuatkan dengan pengulangan, maka akan menjadi ingatan jangka panjang yang mewujud dalam sebuah kebiasaan. Dan, jika kebiasaan tersebut terus dikuatkan, maka akan menjadi ingatan bawah sadar yang terejawantah menjadi mind set atau sering disebut juga karakter. Jadi, prinsip lain ngaji ieuh dan turunannya yang antiprofesionalisme itu, jika dibiarkan akan mewabah pada seluruh aparatur provinsi. Boleh jadi, prinsip yang pada awalnya hanya persoalan oknum, akan menjadi persoalan sistem karena telah menjadi mind set sebagian besar aparatur Banten.
Jika dirunut pada perkembangan karakter global, lahirnya prinsip lain ngaji ieuh dapat dikatakan bersumber dari budaya instant yang kini sedang melanda sebagian besar tatanan masyarakat. Budaya yang selalu ingin cepat memanen, namun melupakan kewajiban menabur. Budaya jalan pintas, budaya ogah mengikuti proses alamiah. Tegasnya, budaya dengan mind set ingin enaknya saja. Budaya yang akan melemahkan karakter kejuangan bangsa ini. Budaya yang pada akhirnya memberikan kontribusi dalam mempertahankan dan menumbuhsuburkan KKN di negeri ini.

Penutup
Fenomena di atas jelas menjadi tantangan besar Badan Diklat Provinsi Banten sebagai SKPD yang bertugas membatu Gubernur dalam pengembangan sumberdaya aparatur di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten (Pemerintah Daerah dan Perangkat Daerah). Agaknya, kinerja Badan Diklat yang kini sudah baik ini, harus juga dapat mengantisipasi fenomena tersebut. Pelaksanaan program diklat hendaknya tidak terjebak pada rutinitas dan merupakan “adegan ulang” dari program-program sebelumnya belaka. Inovasi dan kreativitas dalam hal menerapkan metode, model, dan teknologi pengembangan sumber daya aparatur sesuai perkembangan zaman harus terus dikembangkan.  
Ke depan, program pengembangan sumber daya aparatur Banten, selain terus meningkatkan kompetensi teknis dalam menjalankan roda pemerintahan, juga harus berorientasi pada pembentukan aparaur dengan kecakapan untuk hidup lebih bermakna. Kecakapan tersubut meliputi:
ü  Kecakapan memimpin diri sendiri;
ü  Kecakapan menanggapi perubahan;
ü  Kecakapan menciptakan nilai (merujuk nilai luhur dan ilahiah);
ü  Kecakapan tumbuh dan berkembang bersama orang lain.
Dengan demikian, aparatur profesional yang selalu melandasi pola pikir dan tindakannya dengan Iman dan Taqwa, yang dilimpahi kekuatan untuk mencurahkan seluruh energinya dalam mewujudkan rakyat Banten sejahtera sesuai visi Banten yang kita cintai ini, betul-betul dapat mendekati kenyataan. Semoga.  Allah wu’alam bissawab.

* Nazarudin, Widyaiswara Muda Badan Diklat Provinsi Banten

Pelatihan 1 Hari STIFIn Parenting | 17 Februari

beni badaruzaman

Biar adil, yang dituntut belajar dan berkembang bukan hanya anak-anak, tapi juga orangtua dan juga calon orangtua. Yuk ikutan STIFIn Parenting yang akan memandu Anda para pelaku Pengasuhan Anak dapat mengantarkan anak-anak menuju sukses tanpa Anda kehilanagan kenyamanan dan kekhasan diri Anda sebagai pribadi yang UNIK.

Dalam pelatihan ini, selain dapat wawasan parenting berdasar konsep kekinian (hasil penelitian), Anda juga akan dipandu untuk menerapkan dan menetapkan:

1. Siapa Parent Leader (pembuat keputusan strategis) yang tepat di Keluarga Anda;
2. bagaimana Membangun Atmosfir/Budaya Keluarga sesuai Bakat Alami Parent Leader;
3. Bagaimana Memperlakukan Anak sesuai Bakat Alami Anak.

Dipandu langsung oleh Master Trainer STIFIn Parenting jebolan Kubik Leadership DODI RUSTANDI, menjadikan Pelatihan ini berbobot sekaligus renyah dengan konsep enterTRAINment-nya (Training yang dipadukan dengan hiburan: mencerahlkan sekaligus menghibur).

Catat Waktu dan Tempatnya: Minggu, 17 Februari 2013 pkl 08.30 - 16.30 WIB
di Aula SMKN 1 Serang, Bunderan Ciceri

Agar pelatihan ini fokus dan setiap peserta memperoleh Agenda Aksi Sukses Pola Pengasuhan Anak, peserta dabatasi hanya 30 orang.

Fasilitas untuk peserta:
Workbook (Modul) STIFIn Parenting
Sertifikat
Makan dan Snack
Konsultasi dengan #RSBteam

Dapatkan harga spesial tuk Members RSB dan Komunitas/Organisasi.

Info Lanjut hubungi Nazar di: 
08777 135 3265 atau 081 2838 2344
pin BB: 29d704ce
www.StifinBanten.com

Kamis, 17 Januari 2013

5 Cara Melatih Fungsi Otak

beni badaruzaman

KOMPAS.com – Otak disebut organ penting karena ia bekerja sebagai pusat komando tubuh. Tidak hanya urusan fisik, emosi pun diatur serta dikendalikan oleh otak. Melakukan aktivitas fisik sederhana hingga pemecahan masalah, semuanya membutuhkan kerja otak.
Bila selama ini Anda susah fokus, mudah terganggu konsentrasinya dalam menyelesaikan tugas, mungkin saja karena Anda mengalami penurunan kerja otak. Mudah lupa dan sulit mengingat nama orang juga bisa jadi pertanda kinerja otak yang menurun. Namun semua itu bisa dicegah dan diatasi dengan latihan memori.
Para ahli dari situs pelatihan otak, Lumosity, mengatakan penting untuk melatih otak Anda secara rutin. Keuntungan dari melatih otak Anda, bukan hanya menjaga kesehatan otak namun juga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kalau Anda masih bingung bagaimana cara melatih otak, begini cara mudahnya:
1. Makan yang benar
Mungkin selama ini Anda makan sehat dengan alasan menjaga kesehatan tubuh Anda. Nah, kenapa tidak menambahkan alasannya: makan untuk untuk kesehatan otak. Buah-buahan dan sayuran mengandung antioksidan yang membantu mencegah kerusakan sel otak, dan omega-3 adalah asam lemak penting untuk otak Anda. Ingat-ingat ini kalau ingin makan, agar nutrisi kesehatan otak terpenuhi.
2. Olahraga
Olahraga teratur dapat membantu menjaga kesehatan otak Anda dengan menyeimbangkan zat kimia otak dan sirkulasi darah lebih efisien. Studi bahkan menunjukkan bahwa latihan fisik dapat merangsang produksi sel-sel otak baru.
3. Bergaul
Kurangi menghabiskan waktu berinteraksi dengan media sosial seperti Facebook. Mulailah melakukan interaksi sosial dalam bentuk fisik. Ajak sahabat bertemu dan kumpul-kumpul bersama, bikin janji makan siang, atau liburan akhir pekan bersama. Manusia adalah mahluk sosial, dan itu artinya otak kita sangat menyukai kontak sosial. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa memiliki kehidupan sosial yang aktif mencegah pikun atau kehilangan memori.
4. Tidur
Tidur memainkan peran penting dalam pembentukan memori. Otak Anda menggunakan tidur untuk memproses dan memahami aktivitas yang Anda lakukan sepanjang hari, mengonsolidasikan ingatan, dan menghasilkan ide-ide baru yang kreatif.
5. Latihan memoriLatihan terbaik bagi otak Anda adalah permainan yang membutuhkan sebuah tantangan kecerdasan, seperti permainan memori yang merangsang bagian berbeda dari otak Anda. Main game atau mengisi teka-teki silang hanya merupakan beberapa contohnya. Dalam permainan tersebut terdapat  tingkat  kesulitan dalam pemecahan masalah. Jadi bila sebuah permainan memori yang Anda miliki sudah terasa terlalu mudah, saatnya meningkatkan levelnya. Sebuah permainan yang melatih otak bahkan dapat membantu meningkatkan kemauan dan motivasi diri yang berguna dalam segala aspek kehidupan Anda.

Selasa, 15 Januari 2013

Mengundang Rezeki Tak Terduga

beni badaruzaman

BY JAMILAZZAINI 

Apakah Anda termasuk orang yang berpenghasilan lima belas koma? Maksudnya, bukan lima belas juta koma sekian ratus ribu tapi tanggal 15 sudah koma. Atau, masihkah Anda merasa sudah bekerja keras banting tulang tetapi penghasilan hanya pas-pasan? Anda tidak punya investasi apapun juga sangat sulit bersedekah dalam jumlah besar.
Apakah Anda juga termasuk orang yang sudah bisa menebak dengan akurat berapa penghasilan Anda bulan ini? Apabila jawabannya ya, waspadalah karena rezeki Anda sudah bisa ditakar alias diukur.
Selain rezeki yang sudah bisa diukur, saya yakin Anda pun berharap ada rezeki yang datang dari arah yang tidak diduga-duga. Apakah itu bisa? Jawabnya, bisa!
Bagaimana caranya? Sebelum saya memberitahu bagaimana caranya, Anda harus yakin dulu bahwa janji Sang Maha itu pasti. Dia tak pernah ingkar janji. Apa-apa yang sudah dijanjikan oleh-Nya melalui Kitab Suci dan rasul-Nya itu pasti. Termasuk janji Allah dalam urusan rezeki, juga pasti.
Nah, bagaimana janji-Nya agar rezeki datang ke kita dari arah yang tidak diduga-duga? Pertama, Anda harus bertakwa kepada Allah. Janji-Nya di dalam Al Qur’an surat At-Thalaaq: 2-3: “…Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada diduga-duga…”
Bawa Dia dan tunduklah kepada-Nya dimanapun Anda berada. Dia ada bukan hanya di tempat ibadah. Dia ada bukan hanya saat pernikahan dan kematian. Dia ada bukan hanya saat kita berdoa. Dia ada di setiap waktu, tempat dan keadaan. Dia juga melihat, mendengar dan mengetahui apapun yang kita lakukan. Dia selalu bersama kita, itulah inti takwa.
Kedua, bertaubatlah. Di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah bersabda, “…Barangsiapa memperbanyak mohon ampunan (bertaubat) maka Allah akan membebaskannya dari kedukaan, memberinya jalan keluar bagi kesempitannya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga-duganya.”
Berapa kali Anda mohon ampunan Allah dalam satu hari? Nabi, orang yang paling dicintai-Nya, sedikitnya 70 kali mohon ampun dalam satu hari. Apakah kita lebih baik atau lebih suci dibandingkan Nabi? Tentu tidak, maka sungguh sangat wajar bila kita mohon ampun jauh lebih banyak dibandingkan Nabi.
Tingkatkanlah takwa Anda, bersegera dan sering-seringlah memohon ampun kepada Sang Maha, maka rezeki tak terduga akan segera menghampiri Anda. Janji-Nya tak pernah meleset. Janji-Nya 100 persen pasti. Anda tidak percaya? Kalau Anda tidak percaya, maka wajar hidup Anda masih sering sulit dan sangat jarang mendapat rezeki halal dari arah yang tak terduga.
Salam SuksesMulia!