Sabtu, 25 Mei 2013

Mulailah Dengan Sumber Daya TERBAIK Anda

beni badaruzaman

Dua tahun lalu, 2011, saya mengikuti sebuah workshop, di acara itu saya berkenalan dengan salah seorang ayah dari 2 orang putra putri yang menurut saya cukup vokal dengan sang Trainer sepanjang acara berlangsung. Hari ini saya sangat apresiasi terhadap beliau, saya ikut merasa bangga karena di tahun 2013 ini beliau telah merilis buku perdananya yang berjudul “Terapi Otak Gizi Buruk”, beliau adalah kang Fauzi Albarra CEO dari Berita Cilegon Online. saya sapa dengan panggilan kang Oji secara beliau lahir di USA alias Urang Serang Aseli. heheh

Tanggal 18 Mei 2013 kemarin alhamdulillah saya dan team dari Rumah STIFIn Banten berkesempatan menghadiri bedah buku Terapi Otak Gizi Buruk di Setda Cilegon bersama hampir 100 orang peserta dari berbagai usia dan latar belakang. Menarik, karena acara tersebut langka, biasanya kami menghadiri bedah buku dari penulis yang tidak kami kenal secara pribadi, namun kali ini kami melihat, mendengar penampilan salah satu putra terbaik daerah Banten.

Banyak hal yang saya pelajari disana, meskipun belajar tentang pikiran bukanlah hal yang baru bagi saya, namun adakalanya kita sebagai manusia perlu diingatkan kembali. Sebuah pepatah berkata “jadilah selalu gelas kosong dimana pun” artinya pikiran kita selalu dikondisikan untuk menerima informasi baru, “saya sudah tahu” adalah penghambat terbesar kemajuan diri karena sikap sudah tahu membuat pikiran kita menjadi gelas yang penuh, apa yang terjadi jika kita menuangkan air kedalam gelas yang terisi penuh? Karena Semakin banyak yang kita ketahui, semakin banyak pula yang kita tidak ketahui.

Diantara bahasan yang kang Oji jabarkan, ada sebuah tayangan yang sangat menyentuh hati dan ingin sekali saya bagi dalam tulisan saya kali ini, yaitu tayangan tentang pianis Liu Wei. apa yang menarik dari sosok anak muda yang satu ini, pianis luar biasa memang bukan hanya Liu Wei seorang, namun yang Outstanding dari sosoknya adalah Liu begitu ahli dalam memaikan piano dengan kedua jempol kakinya, ya anda sedang tidak salah membaca, dengan KEDUA JEMPOL KAKINYA. Wah sombong sekali, mungkin ada yang berfikir demikian, ia bukan sedang berunjuk kebolehan dengan kakinya, Liu memang tidak memiliki kedua tangan seperti kita. Ia terlahir dengan keadaan normal, namun sebuah keadaan memaksanya untuk kehilangan kedua buah tangannya. Maka bersyukurlah kita yang saat ini tidak punya kekurangan (fisik) sedikitpun. (cerita yang lebih detail tentang Pianis Liu Wei bisa kita simak di buku “Terapi Otak Gizi Buruk” karya Fauzi Albarra)

Banyak orang mengeluhkan keadaan diri yang serba kekurangan, kurang modal, kurang ganteng/cantik, kurang relasi, kurang pengalaman, dll yang akhirnya membuat mereka enggan bertindak. Manusia selalu diberikan kelebihan dan kekurangan, perthatikan ini! Setiap orang selalu memiliki sumberdaya yang dibutuhkan untuk mencapai apa pun yang mereka inginkan. Seringkali kita membatasi makna dari sumberdaya tersebut, misalnya mengasosiasikan kata modal selalu dengan uang, padahal apakah modal itu melulu uang? Skill, kejujuran, tanggung jawab, ulet, mau belajar adalah juga modal, betul? Pikirkan ini, apakah seseorang yang “ribut” ingin modal uang lalu anda berikan modal uang misalnya, lantas otomatis membuat mereka berhasil? Yes berhasil merayu anda.. hehe.. banyak orang yang punya modal uang pun bingung mau buka usaha, tul gak? Bahkan orang yang menjadikan modal uang sebagai penghambat usaha mereka sebetulnya berpotensi untuk bangkrut. Yes! Bisnis tidak serta merta berhasil karena uang.

“Mulailah dengan keadaan terbaikmu”, mungkin itulah yang bisa sama-sama renungkan, pikirkan dan praktekan. Seperti kisah Liu Wei tadi, nggak punya tangan untuk main piano? Masih punya kaki yang sehat, normal dan bisa bergerak. Senada dengan kita yang ingin berbisnis, “enggak punya modal buat buka usaha?” mulailah jadi Marketing alias Makelar Everything heheh.. jualin produk/jasa orang lain, tanyakan apakah kita bisa bermitra dengannya? Atau mulailah dengan brosur/katalog. Simpel alasannya, orang jualan mau untung kan? Nah jika kita menawarkan keuntungan berupa membantunya menjual produk/jasa usahanya kira-kira mau nggak?

Di Komunitas Rumah STIFIn Banten, saya belajar dari para mentor bahwa kita memiliki modal bawaan yang disebut kecerdasan dominan di salah satu bagian dari 5 bagian otak kita, yang mana bagian tersebut sering digunakan dan sekaligus menjadi sistem operasi dalam diri kita. Aha! Itu juga merupakan modal terbesar dari diri kita yang berpotensi untuk berhasil lebih mudah dan nyaman dalam menekuni sebuah bidang profesi. Misalnya anda yang punya kecerdasan dominan seorang pemikir, logika, analisa data (Thinking) secara alamiah (genetik) akan lebih mudah untuk menekuni sebuah bidang profesi yang banyak melibatkan analisa, logika dan data sehingga ia berpotensi lebih unggul dibandingkan dengan mereka yang otaknya tidak dominan di area Thinking, nah thinking adalah modal (keberadaan terbaik) anda, mulailah dikembangkan dari situ, begitu pula dengan anda yang memiliki kecerdasan sensing, intuiting, feeling atau insting, mulailah dari yang anda mampu lakukan. Tuhan selalu memberikan sisi kelebihan dibalik kekurangan, kabar baiknya, kita semua punya potensi untuk sukses di bidang apapun yang kita minati. Jadilah versi terbaik dari diri anda, just good isn’t Good Enough. Kenali diri kita, kenali Tuhan kita dan SuksesMulia lebih cepat dan enjoy. Insya Allah.

@RizalMuharam
Pin BBM: 2633 A5E0
WhatsApp 08787 1111 220

Senin, 20 Mei 2013

Renungan : How to Response

beni badaruzaman
Mari kita simak cerita berikut ini;

Seorang ahli NLP pernah berkata;

Pada saat seseorang mengalami peristiwa atau membaca sebuah artikel maka akan selalu keluar dua jenis response;

Yang pertama adalah ia akan merasa terilhami, terinspirasi, tersadarkan dan bersyukur atas peristiwa yg dialami atau artikel yg dibacanya.

Yang kedua adalah ia akan berusaha mencari sisi negatif, sisi lemah, cacad, serta kekurangan dari peristiwa yg dialami atau artikel yg dibacanya.

Padahal sifat utama otak adalah membantu merealisasikan response tersebut, apapun responsnya baik response yg pertama atau yg kedua.

Berdasarkan Riset dari Carlnegie Institute ternyata di ketahui bahwa orang-orang besar yg sukses di kehidupan, selalu memiliki response yg pertama.

Sementara orang-orang yg gagal dalam hidupnya ternyata selalu memiliki response yg kedua.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sebenarnya Nasib itu di tentukan oleh bagaimana seseorang meresponse, dan bukan karena Tuhan yg memilihkan baginya; nasib yg beruntung bagi seseorang dan kurang beruntung bagi orang yg lainnya.

Mari kita renungkan bersama, terutama jika selama ini merasa bahwa nasib kita selalu saja kurang beruntung.

Jumat, 17 Mei 2013

Buku Best Seller ON Semakin ON

beni badaruzaman

BY JAMILAZZAINI (www.JamilAzzaini.com)

Alhamdulillah, dalam dua pekan buku terbaru saya “ON” ludes di pasaran dan cetakan keduapun sudah diserbu para pembaca. Saya senang karena buku ini bukan hanya dibaca pembaca di Indonesia. Buku ini sudah dibaca di Tunisia, Maladewa, Philipina, Amerika Serikat, Jerman, Australia, India, Hongkong dan beberapa negara lain.

Ribuan testimoni juga sudah silih berganti saya terima via twitter, BBM, SMS dan e-mail. Berikut saya pilih 20 testimoni yang dikirim pembaca via twitter. Doakan ya, semoga banyak orang yang terinspirasi oleh buku “ON”.

Buku ON kalau ditandai post it, bisa penuh setiap halamannya… padat (@little_fera)

Luar biasa deg buku ON, Nonjok, nampol, kerON abis (@ardi_afri)

Buku ON nya benar-benar bikin ON sejagad hari-hari ane dah, suwun kek buat tulisannya, nice banget deh ON nya (@miLmiLoniz)

Baca ON pagi-pagi “skala prioritas” jadi pengen berhenti merokok, doain yak kek (@adiwidinanto)

Baru ampe halaman 40 baca buku ON langsung berkaca-kaca jadi pengen meluk Rosulullah (@indranugroho8)

Mengkhatamkan Buku ON babeh di ruang tunggu Airport Soeta, mata sembab balik ke Makassar (@irna_Mksr)

Habis maghrib nderes Qur’an terus baca buku ON baru sampai halaman 47 airmataku serasa kering, menginspirasi banget (@Noor_Jogja)

@sandhyena sedang testimoni buku ON dan menyarankan leader-leader @BossLuarBiasa untuk ikut training ON (@ninahers)

Kisah dramatis Ukasyah di ON yang jadi gambaran visiON pak @JamilAzzaini membobol pertahanan air mata ini. Lanjut yok (@drBambangEdiS)

Gak sengaja beli buku ON mantap isinya (@Tusilarto)

Membaca buku ON membuat persepsi saya tentang ketidakmungkinan berubah. Lakukan apa yang orang lain hanya tertawakan. Dengan move ON bisa. (@mangutis)

Baru sampai halaman 33 baca buku ON, udah meleleh air mata ini… Kakek @JamilAzzaini harusnya buku ini dibundling sama tisu (@dianabalinda)

Dua hikmah dari baca buku ON by @JamilAzzaini tadi malam adalah 1. Mata sembab sampai sekarang. 2. Jadi sadar VISI hidup saya kurang ON (@casalsabila)

Baru baca sampai halaman 52 buku ON rasanya dicharger, dan mesem-mesem sendiri. Bismillah, Move ON (@adhisawank)

Alhamdulillah, malem ini ayah ngasih buku ON baru baca sedikit tetapi sudah harus bilang “WOW” hehehe keren banget (@amaliawardatul)

ON keren banget mas, benar-benar ngena banget di guwa, semoga bisa menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang (@zulkryogi)

Baca buku ON, bagian awal bukunya aja sudah bikin senyum-senyum terus sebentar kemudian nangis pagi-pagi begini (@rizka_rku)

Pengen ketawa, nangis, terharu sedih, semangat ketika baca buku ON, bukunya keren (@ikaHanif4)

Buku ON itu ibarat snack tapi dengan gizi makanan sehat, makin dilahap…lagi..lagi.. Semakin sehat (@cakaep)

Tadi pagi bilang sama yang punya buku ON, pas dibuka dan merinding bacanya (@radenjulianto)

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan Pak Jamil ? Follow di twitter: @Jamilazzaini

Rumah Stifin Banten telah dipercaya sebagai Associate ON Trainer untuk wilayah banten dengan Trainer : Beni Badaruzaman (@beni_be) & Nazarudin (@Nazar_Jernih), untuk membawakan Training dan Seminar ON.

Anda bisa menghubungi Rizal Muharam (@RizalMuharam) untuk info dan konfirmasi jadwal Seminar/Training juga pembelian Buku ON di No Telp 08787 1111 220

Kabar gembira juga, disetiap pembelian Buku ON akan mendapatkan Voucher potongan harga tes STIFIn senilai Rp. 30.000,- dan VCD Talkshow bersama Rumah Stifin Banten.

Sabtu, 20 April 2013

Cara belajar yang "Gue Banget" - Sense of Growth (part #4)

beni badaruzaman
STIFIn Learning mempunya tahapan-tahapan yang tersrtuktur dan teruji, berikut adalah tahapan dalam STIFIn Learning :

Tahap 1 : PERSIAPAN
Tahap 2 : PELAKSANAAN
Tahap 3 : EVALUASI

Kita sudah bahas Tahap 1 : Persiapan di artikel Cara belajar yang "Gue Banget" - Sense of Growth (part #3)

Sekarang kita kelangkah selanjutnya yaitu Tahap 2 : Tahap Pelaksanaan.

Bagaimana cara belajar yang paling "Gue Banget"?

Setelah tahap persiapan dikondisikan sedemikian rupa sesuai dengan bakat alami Anda, maka sekaranglah saatnya untuk belajar. Anda sendiri, bagaimanakan cara belajar Anda selama ini? Sudahkan Anda menemukan cara belajar yang paling "Gue Bange" dan disaat yang sama bisa membuat hasil belajar Anda maksimal? Atau Anda masih dalam tahap mencari dan mencoba-coba? Atau bahkan sudah sampai capek dan bosan mencari cara yang pas, karena selama ini sudah banyak cara Anda coba tapi belum juga ada yang Ok?

Nah tenang saja, jika pada cara-cara yang lain Anda mesti coba-coba dan gonta-ganti, maka dalam pendekatan STIFIn Learning ini Anda tidak perlu lagi melakukan itu!. Cukup dengan mengetahu apa yang menjadi bakat alami Anda, maka Anda sudah bisa mengetahui cara belajar yang paling sesuai dengan untuk Anda. Cara belajar yang paling "Paling Gue Banget . Dimulai dari level mesin kecerdasan yang lebih umum, hingga ke lecel kepribadian yang lebih spesifik


Mesin Kecerdasan
Cara Belajar
S
MENCONTOH
T
MENGANALISA
I
Mencari IDE dan POLA
F
Melalui ORANG
In
MERESPON SECARA CEPAT


Cara belajar  MK
Kepribadian
Cara belajar
MENCONTOH
Si
Rajin membaca – diurut – dihafal
Se
Rajin latihan – dilakukan – direkam
MENGANALISA
Ti
Terapkan rumus – sistematiskan – naik ke lebih kompleks
Te
Skemakan masalah – dipilah – dinalar
Mencari IDE dan POLA
Ii
Simulasi soal – abaikan detil – ciptakan
Ie
Temukan pola – tambah nilai – prediksi
Melalui ORANG
Fi
Temukan sosok – jadi sosok – ungkapkan
Fe
Tempel ke diri – dorong orang lain – serap
MERESPON SECARA CEPAT
In
Lihat secara komprehensif – hubungkan – rangkum  

 Bagaimana supaya bisa ‘ON’ terus belajar???


Ok, sekaran Anda sudah mempraktekan cara belajar diatas, yang gue banger itu, tapi pertanyaannya,"Bagaimana supaya "stamina" belajar Anda terus terjaga? Bagaimana supaya Anda "ON" terus belajar, bahkan dalkam jangka waktu yang relatif lama.

Jawabannya adalah, lakukan kalbrasi belajar yang Anda Lakukan ini pun disesuaikan dengan bakat alami, tapatnya kepribadian Anda. Kenapa? ya, karena beda bakat alaminya, beda juga kalibrasinya. Dalam hal kalibrasi ini pun Anda tidak perlu pake coba-coba atau gonta-ganti medode, melainkan Anda bisa langsung menggunakan metoda kalibrasi yang
Gue Banget sesuai bakat alamimu

Berikut adalah tabel kalibrasi belajar untuk kesembilan ke pribadian


Tabel Kalibrasi Belajar Sesuai dengan Kerpibadian


Kepribadian
Kalibrasi belajar
Yang Anda lakukan
Si
Berkeringat
Selipkan aktivitas-aktivitas  yang menuntut menggerakkan badan (baik sebagai bagian belajar, maupun di jeda istirahat antar waktu belajar).
Se
Bermain
Rancang kegiatan belajar dalam suasana permainan (game), atau setidaknya bagun suasana belajar yang fun
Ti
Kembali ke alam
Selipkan aktivitas-aktivitas  belajar yang memungkinkan kontak fisik langsung dengan alam ; tumbuhan atau hewan (baik sebagai bagian belajar, maupun di jeda istirahat antar waktu belajar)
Te
Wisata
Selipkan aktivitas mobiliasasi sehingga kegiatan belajar tidak hanya berada di satu titik saja.
Ii
Tidur
Selipkan kesempatan untuk beristirahat dalam kegiatan belajar (minimal cukup untuk tidur teta ±15 menit)
Ie
Menonton film
Selipkan aktivitas menonton sesuatu yang disukai dan bisa menghadirkan hasrat serta inspirasi (bisa film, teater, video) dalam kegiatan belajar.
Fi
Curhat
Selipkan sesi sharing dalam kegiatan belajar (baik sebagai bagian belajar, maupun di jeda istirahat antar waktu belajar).
Fe
Bercengkrama
Selipkan sesi interaksi antar orang yang bisa menghadirkan kedekatan dan keceriaan dalam kegiatan belajar (bisa diskusi, game, jalan bareng, dst).
In
Silaturrahmi
Selipkan kesempatan untuk setiap orang bisa saling berinteraksi (berkenalan, ngobrol, dst) tanpa  disertai tujuan tertentu  dalam kegiatan belajar (baik sebagai bagian belajar, maupun di jeda istirahat antar waktu belajar).

(Ingin Ngobrol? follow @beni_be) 

Jumat, 19 April 2013

Fokus Pada Kekuatan

beni badaruzaman
Sebagian manajer akan marah besar bila anak buahnya berbuat salah. Bagi mereka, inilah saat yang tepat untuk mengucek-ucek anak buah dengan “mengeksplorasi” kesalahannya. Manajer ini akan mengungkit kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan anak buahnya. Alih-alih membatasi pembicaraan pada kesalahan saat ini, manajer ini bahkan menyoroti kelemahan-kelemahan anak buahnya. Satu titik kesalahan akan ditarik ke sana kemari bagaikan karet hingga segenap kekuatan yang dimiliki dan prestasi yang dicapai anak buah tenggelam oleh pengungkapan kelemahannya.
Apakah itu ciri manajer yang hebat?

Puluhan tahun yang lampau, guru manajemen Peter Drucker sudah mengatakan: “Seseorang seharusnya tidak ditempatkan di posisi manajerial jika visinya berfokus pada kelemahan anak buahnya dan bukan pada kekuatan mereka.”

Para guru manajemen umumnya memang mengatakan bahwa para pemimpin yang efektif akan memusatkan perhatiannya pada kekuatan, pada hal-hal yang positif. Kekuatan itu mencakup kekuatan mereka sendiri, kekuatan orang-orang yang ia pimpin, kekuatan orang-orang di sekelilingnya, serta kekuatan organisasi. Manajer yang hebat, pemimpin yang efektif, akan menyerap segenap kekuatan itu dan menyatukannya sehingga memiliki daya yang ampuh.

Drucker menyebutkan bahwa salah satu kunci manajemen efektif ialah membuat “kekuatan menjadi efektif dan kelemahannya menjadi tidak relevan.” Fokus pada kekuatan menjadi prinsip yang mesti ditegakkan—tema ini kemudian dieksplorasi oleh Marcus Buckingham dan Donald Clifton dalam Now, Discover Your Strength. Bila kekuatan ini mampu dikerahkan, kelemahan akan tertutupi.

Sebagai manajer pun, Anda memiliki kelemahan. Tapi Anda dibantu oleh orang lain yang mengisi celah-celah ini. Yang dibutuhkan dari Anda sebagai manajer adalah kekuatan tertentu yang orang lain tidak memilikinya.

Jika kita fokus pada kelemahan, bukankah setiap orang memiliki kelemahan? Apakah sebagai manajer, Anda akan menghabiskan seluruh waktu untuk membereskan kelemahan anak buah? Memperbaiki kelemahan para karyawan bukan cara yang paling efektif untuk mendapatkan prestasi yang berkesinambungan. Jika Anda seorang manajer di tempat yang baru, pertanyaan pertama yang disarankan untuk Anda ajukan ialah “Apa yang dimiliki organisasi ini yang mengilhami orang agar bersemangat dalam bekerja?”

Bila berada dalam satu tim, seperti dikatakan Martha Finney dalam Engagement, anggota-anggotanya dapat bertukar cerita tentang waktu-waktu ketika perusahaan, menurut mereka, berada dalam kondisi terbaik. Dari pertukaran cerita ini, tim dapat belajar hal tertentu untuk mendorong perubahan. Memimpin perubahan adalah menyelaraskan kekuatan sehingga kelemahan-kelemahan mereka menjadi tidak relevan. Jika Anda ingin membangun perubahan yang positif, gunakan aspek-aspek positif untuk memotivasi tim Anda menuju masa depan yang lebih baik. Inilah kekuatan pendekatan appreciative inquiry di dalam mendorong perubahan.

Kekuatan tersebut berasal dari keterlibatan semua pemain dalam sebuah budaya positif: memandang segi-segi positif, bertumpu pada kekuatan positif. Ini jauh lebih memberikan inspirasi dan memotivasi dibandingkan dengan fokus pada rasa malu karena manajer mencari siapa yang bersalah dalam suatu persoalan. Terlalu fokus pada kelemahan karyawan akan dengan cepat meruntuhkan semangat organisasi.

Prinsip ‘fokus pada kekuatan’ dipraktekkan oleh banyak manajer yang hebat. Drucker memberikan contoh bagaimana dua presiden Amerika Serikat memilih anggota kabinetnya. Baik Roosevelt maupun Truman mengatakan kepada para penasihatnya agar jangan mempedulikan kelemahan pribadi dari orang-orang yang hendak ditunjuk. “Pertama-tama, beritahu saya apa yang mampu mereka kerjakan,” ujar Roosevelt. Dengan berfokus pada kekuatan, Anda dapat memperoleh kontribusi terbaik dari seseorang sehingga kelemahannya menjadi tidak relevan. ***

Kamis, 18 April 2013

7 Makanan Yang Dapat Mencerdaskan Otak Anda

beni badaruzaman

Hai, Sahabat, Tips Kesehatan. Memiliki otak yang cerdas yang dapat berpikir secara cepat dan tepat merupakan harapan setiap orang. Apabila otak kita dapat melakukan hal tersebut, maka pekerjaan dan tantangan yang kita hadapi setiap hari dapat tuntas dengan cepat pula. Untuk dapat melakukan itu semua, otak kita juga membutuhkan makanan atau nutrisi yang di butuhkannya. Lalu, makana apa saja yang dapat membantu mencerdaskan otak anda....????      Sahabat, tips kesehatan. Sebenarnya banyak sekali jenis makanan yang mudah kita dapatkan untuk menutrisi otak kita. Tapi tidak sedikit orang yang mengetahui tentang berbagai makanan yang sebenarnya dapat memenuhi nutrisi otak kita. Oleh karena itulah, tips kesehatan kali ini akan mengetengahkan sebuah artikel tentang 7 makanan yang dapat mencerdaskan otak anda. Sahabat, tips kesehatan. Berikut ini 7 makanan yang dapat mencerdaskan otak anda :
  1. Makanan yang pertama yaitu ikan. Ikan sangat baik untuk menutrisi otak kita. Didalam tubuh ikan terdapat asam lemak omega 3. Asam lemak omega 3 ini banyak terdapat di ikan salmon, tuna dan sarden.
  2. Makanan yang kedua yaitu pisang. Hampir semua orang menyukai pisang. Pisang ternyata juga sangat baik untuk menutrisi otak kita. Dalam buah pisang terdapat kalium dan magnesium yang berfungsi untuk transmisi saraf di tubuh serta otak anda.
  3. Makanan yang ketiga yaitu bayam. Bayam juga sangat baik untuk menutris otak anda. Didalam bayam mengandung vitamin B9 yang berfungsi untuk meningkatkan memori yang dibutuhkan untuk mencerdaskan otak anda.
  4. Makanan yang keempat yaitu telur. Telur yang biasa kita konsumsi juga sangat baik untuk menutris otak kita. Karena di dalam telur mengandung asam amino yang dibutuhkan untuk menutrisi otak kita.
  5. Makanan yang kelima yaitu alpukat. Buah alpukat juga sangat baik untuk menutrisi otak kita. Karena buah alpukat mengandung atau kaya akan vitamin E. Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan serta mampu melindungi otak dari penuaan dini.
  6. Makanan yang keenam yaitu brokoli. Brokoli juga sangat baik untuk menutrisi otak anda, karena mengandung vitamin C, antioksidan serta betakaroten yang berfungsi untuk menjaga kesehatan otak anda.
  7. Makanan yang ketujuh yaitu cokelat. Cokelat ternyata juga sangat baik untuk menutrisi otak anda. Cokelat banyak mengandung Flavonoid yang memicu pembentukan sel saraf baru pada otak yang dapat menambah kemampuan menyimpan ingatan dalam memori otak anda.